fbpx

6 tips memilih material bangunan untuk hasil yang berkualitas.

bangunan rumah

Membangun rumah atau bangunan tidak semudah membalikan telapak tangan, selain budget, tahapan memilih material pun sangat penting.
Material yang kita gunakan untuk bangunan kita nanti, akan mempengaruhi kualitas keseluruhan bangunan.

Jika teman teman bekerja sebagai arsitek atau devloper suatu bangunan, maka bisa dipastikan teman teman akan bertanggung jawab untuk memutuskan bahan bangunan terbaik untuk rancangan / design yang telah dibuat.

Bila bekerja sebagai kontraktor atau pemborong, maka teman teman dapat membantu memberikan masukan / rekomendasi material bangunan yang berkualitas untuk pekerjaan yang teman teman sedang tangani. Sehubungan dengan pemilihan material bangunan, berikut ini Indobata mencoba sedikit sharing mengenai “6 tips memilih material bangunan untuk hasil yang berkualitas.” Versi indobata beton.

1. Memilih pasir

pasir cimangkok

Pasir adalah salah satu komposisi penting untuk pengerjaan bangunan. Pasir yang memiliki kualitas baik bisa dilihat dari rendahnya kandungan lumpur atau memiliki kandungan lumpur kurang dari 5%. Pasir yang mengandung terlalu banyak lumpur akan menyababkan proses bersatunya semen dan pasir menjadi tidak stabil, yang mengakibatkan betonan akan rapuh atau mudah kropos.

Mengetahui pasir yang berkualitas caranya cukup mudah, yaitu?

Ambil Segenggam Pasir, dan genggam dengan kuat, Pasir yang berkualitas akan terasa cukup tajam di telapak tangan. dan pasir juga tidak akan menggumpal, dia akan langsung terpecah atau tergerai begitu genggaman kita buka.

2. Memilih batu untuk pondasi

batu pondasi

Batu yang berkualitas baik untuk pondasi ialah jenis batu belah.  Batu belah biasanya adalah batu hasil pecahan batu bulat atau batu gunung yang berukuran besar. Batu belah ini ada yang berwarna hitam atau putih kecoklatan. Batu ini biasanya didapat dari daerah di sekitar pegunungan atau kali besar.

Untuk kebutuhan bangunan, batu belah sangat baik digunakan karena dari pola belahannya yang akan saling mengunci kuat satu dengan yang lainnya. Lain dengan batu bulat, batu bulat jika digunakan untuk pondasi memiliki kelemaha, yaitu kurangnya daya cengkeram disebabkan oleh bentuknya yang bulat.

3. Memilih besi beton

besi beton

Besi beton atau besi behel, Untuk meraih besi yang Bermutu, pilihlah besi yang sudah memiliki sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia). Contohnya saja besi beton Krakatau Steel, Master Steel dan Cakratunggal Steel. Besi yang baik juga dapat diliat dari ukurannya yang BenarSeumpama saja besi dengan ukuran 8mm maka harus Betul-betul memiliki ukuran 8mm dan tidak ada toleransi minimal.

 

4. Memilih batako press

Batakopress

Batako Press masih menjadi salah satu material bangunan favorit yang digunakan untuk struktur dinding, pagar dan elemen bangunan lainnya. Batako yang sering digunakan dan masih menjadi primadona di dunia properti adalah batako press beton, Karna komposisinya yang terbuat dari campuran semen dan pasir maka dia benar2 akan lengket jika dipadukan dengan adukan semen lagi ataupun mortar.

Batako press yang berkualitas baik, sangat mudah dikenali, ia bisa dilihat dari kekuatannya, teksture dan tidak rapuh atau gampang pecah.

5. Memilih genteng

Genteng menjadi elemen penting  yang menentukan baik buruknya suatu bangunan jika dilihat dari luar,dan karena genteng ini berfungsi sebagai pelindung dari terik matahari, hujan dan kotoran. Pasar bangunan saat ini telah tersedia beragam jenis genteng, mulai dari genteng tradisional yang terbuat dari tanah liat, genteng beton, genteng metal, genteng keramik dan lain lain.

Prinsipnya, genteng yang bermutu baik yakni genteng yang dapat mencukupi keinginan penggunanya untuk menaungi bagian dalam bangunan, menyertakan kenyamanan, tahan untuk Iklim indonesia, warna tidak cepat pudar, awet serta tahan Lama. Genteng yang masih menjadi favorite saat ini yakni jenis genteng Beton. Genteng beton sudah terbukti daya tahannya. Baik untuk pemakaian di indonesia ataupun di luar indonesia sana.

Genteng beton yang bermutu baik dapat dicek dengan munculnya suara yang nyaring saat diketuk, ukuran yang persisi satu dengan yang lainya, tidak adanya retakan di permukaan genteng dan pengeringan yang sempurna.

6. Memilih keramik

keramik

Keramik dengan beragam pilihan warna, motif, ukuran dan tekstur, banyak dipilih untuk lantai ruangan keluarga, kamar, kamar mandi hingga dapur. Lantai keramik lebih banyak diminati karena harganya yang relatif murah dibandingkan dengan lantai lainnya, seperti batuan alam, granit dan porselain.

Jika ingin memaksimalkan proses waktu pemasangan, sebaiknya pilih lantai yang berdimensi besar. Seperti lantai berdimensi 40x40cm.

Untuk membangun kesan yang moderen, Anda dapat menentukan keramik dengan warna-warna yang netral. Untuk area-area di bagian dalam rumah dapat dipilih lantai dengan kualitas yang halus dan mengkilap. Sebaliknya untuk daerah yang licin seperti kamar mandi, sebaiknya pilih lantai yang bertekstur kasar.

Lantai yang bermutu ditandai dengan sejumlah ciri antara lain, memiliki bobot yang terhitung cukup berat saat diangkat yang menandai lantai memiliki kepadatan dan kekuatan yang baik, tidak membekas saat diusap dengan memakai jari, tahan pada goresan dan mempunyai ukuran yang presisi.

Ukuran lantai yang presisi akan juga akan membantu cara pemasangan sehingga lebih cepat dan rapi.

Nah, itulah sebagian panduan memilih material bangunan yang baik agar diperoleh bangunan yang BerkualitasPemilihan material bangunan ini memang butuh waktu dan kecermatan, namun Anda akan terpuaskan dengan Akhirnya. Setiap material bangunan bermutu yang dipakai akan membuat bangunan tak hanya tampak indah, melainkan juga kokoh dan tahan lama.